Read more
BUDIDAYA IKAN CUPANG
Budidaya ikan cupang cukup mudah dilakukan, bahkan dalam skala rumahan. Kunci utamanya adalah kualitas indukan, air, pakan, dan pemisahan ikan saat mulai besar.
🐟 Tahapan budidaya ikan cupang
Siapkan indukan
Pilih jantan dan betina yang sehat, aktif, tidak cacat, dan memiliki warna/sirip yang bagus.
Usia ideal untuk pemijahan umumnya sekitar 4–8 bulan.
Siapkan wadah pemijahan
Gunakan wadah sekitar 10–20 liter.
Isi air setinggi kurang lebih 10–15 cm.
Tambahkan tanaman air atau daun ketapang sebagai tempat berlindung.
Hindari arus air yang kuat.
Proses pemijahan
Masukkan jantan terlebih dahulu.
Setelah jantan membuat sarang gelembung, masukkan betina.
Pemijahan dapat berlangsung beberapa jam.
Setelah telur selesai dikeluarkan, sebaiknya betina segera dipisahkan karena jantan akan menjaga telur.
Perawatan telur dan burayak
Jantan menjaga telur sampai menetas, biasanya sekitar 1–2 hari.
Setelah menetas, burayak masih menggunakan cadangan makanan dari kantung kuning telurnya.
Ketika sudah berenang bebas, berikan makanan sangat kecil seperti infusoria atau pakan burayak.
Pembesaran
Setelah beberapa minggu, burayak dapat diberi Artemia, kutu air, atau pakan hidup berukuran sesuai.
Jaga air tetap bersih dan lakukan pergantian air secara bertahap.
Ketika mulai menunjukkan perilaku agresif, terutama pada jantan, ikan perlu dipisahkan satu per satu.
Seleksi dan penjualan
Pilih ikan berdasarkan warna, bentuk tubuh, bentuk ekor/sirip, kesehatan, dan pola.
Ikan berkualitas dapat dipelihara sebagai indukan atau dijual sebagai ikan hias.




0 Reviews